Anas Urbaningrum dan Refleksi 25 Tahun Reformasi |Republika Online

Philippines News News

Anas Urbaningrum dan Refleksi 25 Tahun Reformasi |Republika Online
Philippines Latest News,Philippines Headlines
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 81 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 36%
  • Publisher: 63%

Membaca Anas Urbaningrum selama 25 tahun reformasi

Anas Urbaningrum memberikan sambutan di kediamannya di Kampung Ngaglik, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Rabu .Membaca Anas Urbaningrum sama dengan membaca perjalanan reformasi. AU dilahirkan dari dunia aktivisme dan reformasi menjadi mekanisme perjuangan demokratisasi. Seperempat abad reformasi bukan waktu yang singkat. Ada perubahan dan kemajuan, tapi ada turbulensi juga tak sedikit yang masih jauh dari harapan.

Lebih lanjut, antara AU dan reformasi, keduanya punya kesamaan, sama-sama menghadapi kekuasaan. Meminjam istilah Bruce L. Felknor, kalau sudah masuk politik kekuasaan, harus siap menghadapi risiko persaingan yang mengakar dan kejam, pembunuhan, penjara dan sisanya memperjuangkan pertarungan. Hari ini adalah hari kebebasan AU. Baginya, “kehilangan keberanian adalah musibah, kehilangan harapan adalah kehilangan segalanya”.

Agenda reformasi berlanjut, saat pemilu 1999, AU menjadi bagian dari Tim Sebelas atau Tim Seleksi Partai Politik. Kiprahnya dalam urusan politik terus melesat dari menjadi anggota KPU, duduk di parlemen hingga memenangi kongres ketua umum Partai Demokrat. Semangatnya sebagai aktivis tak pernah surut, ketika semua baju kebesaran ditanggalkan, ia tetap merawat asa kebangsaan di Perhimpunan Pergerakan Indonesia sampai saat ini.

Setidaknya ada dua karya yang bisa digunakan untuk melacak pemikiran politik AU terutama yang relevan untuk mengawal agenda reformasi. Pertama, orasi kebudayaan tentang Membangun Budaya Demokrasi. Kedua, buku Revolusi Sunyi. Melalui kedua karya pemikiran tersebut, kita bisa melihat posisi AU dan sikapnya yang mengkritik pemberian karpet merah dalam berpartai pada orang-orang yang punya privilege ‘ascribed status’-status yang diperoleh tanpa diusahakan.

Agenda reformasi masih panjang. Energi kebebasan AU bisa kembali dicurahkan untuk memikirkan bangsa ini. Seperti dalam buku AU yang lain, ia menyadari bahwa masih banyak ranjau-ranjau reformasi, tapi jangan mati reformasi, takdir demokrasi: politik untuk kesejahteraan rakyat.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Philippines Latest News, Philippines Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Kilas Balik Vonis Anas Urbaningrum, Sempat Diperberat hingga Divonis 8 Tahun Kasus Hambalang - Tribunnews.comKilas Balik Vonis Anas Urbaningrum, Sempat Diperberat hingga Divonis 8 Tahun Kasus Hambalang - Tribunnews.comMasa tahanan Anas Urbaningrum sebagai terpidana kasus korupsi proyek Pusat Pelatihan, Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional Hambalang ini, rampung.
Read more »

Sejarah Kasus Hambalang yang Jerat Anas Urbaningrum di Penjara 8 TahunSejarah Kasus Hambalang yang Jerat Anas Urbaningrum di Penjara 8 TahunAnas Urbaningrum, terpidana kasus korupsi Hambalang dikabarkan bebas hari ini, Selasa, 11 April 2023. Selain dipenjara 8 tahun, ia juga harus membayar denda Rp300 juta.
Read more »

Dosa-dosa Anas Urbaningrum hingga Dibui 8 TahunDosa-dosa Anas Urbaningrum hingga Dibui 8 TahunAnas Urbaningrum terbukti bersalah atas kasus gratifikasi proyek Hambalang sehingga divonis 8 tahun penjara oleh KPK
Read more »

9 Tahun Dipisahkan, Anas Urbaningrum Cs Pastikan Tetap Solid9 Tahun Dipisahkan, Anas Urbaningrum Cs Pastikan Tetap SolidMantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum mengaku bahagia setelah keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin Bandung, Selasa (11.4.2023). Mantan...
Read more »

Angelina Sondakh Ikut Sambut Kebebasan Anas Urbaningrum, Bercanda Betapa Asyiknya 10 Tahun Mendekam di BuiAngelina Sondakh Ikut Sambut Kebebasan Anas Urbaningrum, Bercanda Betapa Asyiknya 10 Tahun Mendekam di Bui“10 tahun lho di sana, 10 kali lebaran, 10 kali 17 Agustusan dan gak pernah dipanggil untuk mendapat remisi, beuh itu tuh asyik banget rasanya,” jelas artis yang pernah menjadi putri Indonesia ini.
Read more »



Render Time: 2025-04-06 15:21:10