Sejumlah kelompok perlawanan Palestina termasuk Hamas menolak penunjukkan PM baru oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang dinilai keputusan sepihak.
Kelompok Hamas, Jihad Islam, Popular Front for the Liberation of Palestine dan National Initiative mengeluarkan pernyataan bersama pada Jumat . Mereka mengecam pengumuman Perdana Menteri baru oleh Abbas.
Mustafa menggantikan Mohammad Shtayyeh yang mengundurkan diri pada Februari sehubungan perkembangan perang Israel di Gaza.Dalam pernyataan serupa, mereka mendesak gerakan Fatah untuk bekerja sama dengan kelompok-kelompok Palestina untuk mengatur langkah saat ini. Langkah yang diambil harus sesuai dengan tujuan nasional Palestina dan memenuhi aspirasi rakyat untuk membebaskan tanah dan tempat-tempat suci mereka.
Philippines Latest News, Philippines Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Muslim Palestina Hari Ini Mulai Berpuasa Ramadhan, Presiden Abbas Berharap KedamaianMufti Agung Yerusalem dan Palestina, Mohammad Hussein, menyatakan Senin, 11 Maret 2024, akan menjadi hari pertama bulan suci Ramadhan bagi umat Islam di Palestina
Read more »
Mahmoud Abbas Tunjuk Mohammed Mustafa Jadi PM PalestinaPRESIDEN Palestina Mahmoud Abbas telah menunjuk Mohammed Mustafa sebagai perdana menteri PM
Read more »
Hamas-Houthi Adakan Pertemuan Jarang Terjadi, Apa yang Dibahas?Tokoh senior Hamas Palestina dan Houthi Yaman mengadakan pertemuan yang jarang terjadi, ini yang dibahas mereka.
Read more »
Presiden Turki Tegas Dukung Hamas Palestina, Sebut Israel Negara Teroris dan Pelaku Genosida di GazaPresiden Turki Recep Recep Tayyip Erdogan mengatakan Turki dengan tegas mendukung Pemimpin Hamas.
Read more »
Presiden Erdogan: Turkiye Tegas Dukung Para Pemimpin HamasPresiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan menyatakan bahwa pihaknya dengan tegas mendukung kelompok Hamas Palestina.
Read more »
Israel's Claim on Hamas Casualties in GazaAs the number of reported Palestinian deaths in Gaza surpasses 30,000, Israel faces increasing concerns over civilian casualties and pressure to demonstrate that they are indeed eliminating Hamas as claimed on October 7th. BBC Verify examines Israel's claim on the number of casualties from Hamas. The Israeli military states that they have killed over 10,000 Hamas fighters through various airstrikes and ground operations in response to Hamas attacks that resulted in 1,200 deaths. The Israel Defense Forces (IDF) consistently defend their tactics, emphasizing that they aim to target fighters and Hamas infrastructure with precision while attempting to minimize civilian deaths. It is reported that an official admitted 6,000 fighters have been killed, but Hamas denies this figure.
Read more »